Jurnal Sang Celaru - Nota 257
9 Oktober 2014Redup pagi,Meneduhkan jiwayang sepi ini,Ianya tetap bererti,Walaupun tanpahadirmu di sisi...- 9.56 a.m -
Page 8 of 8
9 Oktober 2014Redup pagi,Meneduhkan jiwayang sepi ini,Ianya tetap bererti,Walaupun tanpahadirmu di sisi...- 9.56 a.m -
1 Oktober 2014Seikat bunga harapan,Aku petik di kaki langit subuh,Aku harap ianya terus mekar,Agar hariku tak terkubur...- 4.51 a.m -
27 September 2014Aku bagaikan matidi bunuh gelita,Mujurlah ada kamudi hati yang membuatkanaku bernyawa kembali...- 12.35 a.m -
25 September 2014Bangun dan tanamkandoa di pagi kamu,Agar hari yangkamu bakal laluiakan berpelangi...- 5.56 a.m -
20 September 2015Bunuhlah cintakudengan waktu,Agar kamu takterus aku rindu...- 11.09 p.m -
17 September 2014Anekdot kita adalah satudongeng untuk ditertawakan,Ianya adalah satu aksarametafora cinta yang bodoh...- 10.46 p.m -
15 September 2014Rinti-rintik hujan yang turun,Membasuh relung jiwa yang berdarah,Kesakitannya membeku bersama masa...- 12.30 a.m -